Keluarga Bangsawan

1000 Kata

"Jangan banyak berpikir, apa kau mau seharian di kamar ini?" ucap Rain, lalu bangkit dari kasur, mengambil ponselnya di meja. ​"Apa sih, aku serius. Walaupun kita dijodohkan, aku belum tahu betul asal-usul keluargamu, Rain," gerutu ku. ​Rain tersenyum tipis, lalu menekan ponselnya menghubungi seseorang dan berjalan ke balkon. ​"Huh, dasar!" Aku memang tahu dia berasal dari keluarga bangsawan dari nenek buyutnya, tapi kan aku belum kenal semua keluarganya. Aku menyeret kakiku malas ke kamar mandi, bersiap-siap. ​Dari balik pintu kamar mandi yang sedikit terbuka, aku bisa mendengar suara Rain. Nada bicaranya berubah total, dari dingin menjadi lembut dan penuh perhatian. ​"Iya, Ibu, aku akan ke sana dengan Jeslyn. Mungkin nanti sore baru berangkat." ​"Baiklah, Paman dan Bibi Eve ingin be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN