Aku menatap gaun merah itu, tekadku membara. Aku tidak akan membiarkan siapa pun meremehkanku. Aku adalah Jeslyn Arsyad, dan aku akan membuktikan bahwa pilihan nenek buyutnya tidak salah. Aku akan menunjukkan pada mereka bahwa aku pantas menjadi istri seorang Rain Louis. Tak lama, seorang pelayan wanita datang, membawa kotak-kotak berisi perhiasan. Ia membantuku merapikan rambut, membentuknya menjadi sanggul yang elegan, dan menambahkan sentuhan riasan yang membuatku terlihat lebih anggun namun tetap natural. Saat gaun merah itu membalut tubuhku, aku merasa seperti orang yang berbeda. Aku keluar dari kamar ganti, dan tatapanku bertemu dengan Rain. Ia sudah mengenakan tuksedo hitam yang pas di tubuhnya, membuatnya terlihat seperti bangsawan sejati. Matanya menatapku dari atas ke bawah,

