Sehari setelahnya ketika Maghia melangkahkan kaki dengan tergesa-gesa di sepanjang lorong kantor. Beberapa karyawan perempuan lewat sambil berbisik-bisik saat melihatnya. Nggak seperti biasanya, suasana kantor hari ini sedikit lebih ramai. Meskipun dia kepo mau tahu apa dan siapa yang sekarang lagi diomongin, Maghia nggak punya waktu buat ikutan. Takut absennya merah. Ramon yang kelewat Heboh langsung berdiri dan mendekat ketika melihat Maghia masuk ke ruangan kerja mereka. "Akhirnya, datang juga. Udah eike tungguin dari tadi." "Ya ampun! Bunga-bunga nya cantik banget," seru Maghia sewaktu meletakkan tasnya, melihat vas kristal besar berisi selusin lily putih bertangkai panjang yang sudah ada di atas mejanya. "Punya siapa, Ko?" "Eww! Pake nanya, punya yey lah, masa eike. Ini aja eike b

