Part 48 revisi

1463 Kata

"Aku akan memberi mama uang bulanan, dari uang pribadiku. Anggap saja aku sedang berbakti ke mama, tapi..." Barry menggantung ucapannya dengan wajah dingin. Menatap Merry dalam-dalam, sambil berkata. "Aku nggak akan memaafkan siapapun yang berniat mencelakakan perempuan yang aku cintai. Kalau sampai itu terjadi, jangan mimpi mama bisa tidur dengan nyenyak." "Mencelakakan apa? Emangnya mem-forward e-mail bisa bikin orang mati? Saat melihat sorot mata Merry yang terkejut dan panik. Barulah Barry sadar kalau wanita itu memang nggak terlibat dalam kecelakaan yang menimpa Maghia beberapa waktu yang lalu. "Kenapa kamu lebih membela Maghia daripada mamamu sendiri?" suara pelan Merry yang bertanya menyadarkan Barry dari lamunannya. "Kenapa mama masih tanya, padahal udah tau jawabannya." "Mam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN