Setelah masalah di antara mereka diselesaikan, tidak ada lagi yang menjadi penghalang kebahagiaan Winda. Tidak ada lagi Susi dan Jeff beserta tuntutan mereka, dan tidak ada lagi kekhawatiran terungkapnya hubungan mereka yang dapat mengakibatkan Winda kehilangan sertifikatnya atau pun beasiswa Bima. Tanpa ada semua kekhawatiran tersehut, Bima menyadari bahwa Winda semakin terbuka dan menunjukkan sisi dirinya yang tidak pernah Bima ketahui sebelumnya. Bagaimana ternyata wanita itu memiliki raut wajah memelas, atau bahwa Winda menyukai setiap sentuhan kecil tak berarti yang Bima berikan seperti memainkan kelingkingnya yang ramping. Bima tidak pernah bosan memandang wajah berseri yang sering ditunjukkan oleh Winda sekarang. Seakan tidak ada lagi beban di atas pundaknya, untuk pertama kalinya

