Winda tidak benar-benar tertidur. la tidak tahu kenapa, namun ia dapat merasakan seseorang masuk ke dalam kamarnya meskipun kedua matanya masih tertutup rapat. Ada perasaan ingin membuka mata dan keluar dari kabut yang mengelilinginya, namun ada sisi lain dirinya yang berharap bahwa ia dapat tinggal di dalam mimpi yang jauh lebih indah dari kenyataannya. Di tengah-tengah itu, sosok yang masuk ke dalam kamarnya mulai bergerak perlahan mendekatinya. Sayup-sayup Winda dapat mendengar suara benda yang dilepaskan ke atas lantai dan kemudian gemerisik pakaian yang saling bergesekan. Tidak lama kemudian, berat tubuh seseorang menekan permukaan kasur di belakangnya, membuatnya sedikit cekung dan menarik tubuh Winda ke belakang. Saat sosok itu masuk ke balik selimut dan memeluknya dari belakang,

