Rasa Nyaman itu Mulai Hadir

2849 Kata

Winda tidak pernah sekalipun berpikir bahwa ia akan bisa memiliki perasaan seperti ini terhadap seseorang. Terlebih lagi seorang pria, Bima lebih tepatnya. Ia tidak mengeluh lagi ketika Bima dengan penuh percaya diri masuk ke dalam. kediamannya, pria itu bahkan langsung berjalan ke kamarnya seolah-olah ia tinggal di sini dan Winda membiarkannya. Meskipun Winda tidak benar-benar mengerti, tapi apa yang dirasakannya terhadap invasi Bima di kehidupannya sudah merupakan hal besar, bukan? Perasaan ini jelas meneriakkan sesuatu. Tidak ada lagi perasaan dingin terhadap pria itu, yang ada hanyalah perasaan resah saat Bima ada di sampingnya. Seperti halnya saat ini, pria itu berada di kamarnya berbaring setengah telanjang tanpa benar-benar melakukan sesuatu sedangkan Winda ada di balik dinding ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN