“Zac suka yang ini atau yang ini?” tanya Zhafif sambil mengangkat dua helm ukuran mini dengan gambar kartun yang muat di kepala bocah tujuh tahun itu. “Yang itu aja, mirip sama Ayah,” katanya menunjuk helm bewarna putih yang berada di etalase. Sangat mirip dengan helm Zhafif. Zhafif menangguk setuju, ia kemudian meminta penjaga toko untuk mengambilnya. Setelah itu dicobakan untuk Zac. Sangat cocok! “Suka enggak?” tanya Zhafif. “Suka!” serunya tersenyum lebar membuat Zhafif gemas ingin mencubit pipi Zac yang mulai berisi. “Makasih ayah!” seru anak laki-laki itu memeluk kaki Zhafif dengan helmnya. “Aduhh!” Zhafif sontak mengaduh ketika Zac tepat memeluknya di bagian bawah sehingga kaca helm itu mengenai burung yang tidak bisa terbang miliknya. “Yah, beli itu juga!” tunjuk Zac pada se

