“Mi,” panggil Zhafif. Ada sesuatu yang ia tanyakan. Pertanyaan yang muncul saat ia mengetahui semuanya. “Siapa orang tua kandung Mas sebenarnya?” Hening. Zhafif meremat telapak tangannya, menunggu dua sosok yang mungkin akan disebut oleh Maminya. Sosok yang harusnya sangat dekat Zhafif. Orang tua kandungnya. “Mami... enggak tahu Mas.” Remaja lelaki itu langsung menoleh menatap ke arah Maminya dengan kening berkerut. Zhafif merutuki dirinya sendiri yang sempat mengira Zalia tidak mau memberi tahu. Namun saat melihat wajah Maminya yang tidak tercetak sedikit pun kebohongan. Zhafif tahu apa yang terjadi. “Mas Zhafif hadir setelah Mami mengalami keguguran di awal bulan sembilan kehamilan Mami. Papi yang membawa Mas. Mami sudah berusaha untuk mencari tahu identitas Mas, siapa orang tua k

