MMY 26

1488 Kata

Seorang laki-laki menggaruk kepalanya bingung, kemudian terkekeh ketika menyadari bahwa ia malah menggaruk helm yang terpasang di kepalanya.  “Kemana lagi?” tanya Zhafif sambil menghela nafas. Ini semua karena ia yang terlalu bersemangat tanpa memiliki persiapan dan informasi apapun. “Ternyata dulu Mbak Zakiya tinggal sendirian di rumah lamanya.” Zhafif kembali menghembuskan nafasnya. Saat ini ia berada di depan rumah lama Zakiya. Ia tahu karena pernah mengantar wanita itu pulang dari kantornya. Ia terkekeh ketika mengingat pertemuan pertamanya dengan sang isteri. Dia benar-benar terlalu percaya diri saat itu pada Zakiya. Tapi, semesta benar-benar tidak bisa ditebak. Sekarang wanita itu sudah menjadi isterinya. Kembali lagi ke tujuan awal Zhafif kesini, Zakiya ternyata tinggal seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN