Bab 46 - Mangga Dan Ninda

2081 Kata

Aku menatap jalan setapak yang sedaritadi kulewati, sesekali harus singgah karena ada beberapa penduduk yang menyapa, ditemani Ninda yang sedang membantuku jalan saat ini kami akan kerumah temannya yang katanya mempunyai pohon mangga sedang berbuah. Sebelum dzuhur tadi Ninda pulang dengan tangan kosong, mama temannya tidak percaya jika mangga itu untukku makanya Ninda membujukku untuk ikut saja walaupun awalnya tidak diijinkan oleh Bu Bidan. Bu Sari juga sudah datang kembali kerumah bu bidan tetapi setelah bernegosiasi alangkah baiknya katanya jika sementara waktu aku tinggal saja dulu dirumah Bu Bidan karena takutnya jika terjadi sesuatu malah terlambat ditangani. Saat ini senja sudah menyapa, sudah beberapa masyarakat sini yang melihatku dengan Ninda, mereka terlihat kaget karena b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN