Waktu Bukanlah Penentu

1830 Kata

Seminggu telah berlalu dari acara dealer gathering yang diadakan di Bali. Semua kembali normal. Ayu tak perlu was-was pada Lian yang selalu mengganggu dan juga mengetuk pintu kamarnya. Ia pun bisa berlalu pergi dan mengabaikan Lian begitu mereka secara tak sengaja bertemu di kantor. Ayu tak bisa mengatakan bila kehidupannya benar-benar sudah kembali seperti sediakala karena setiap pagi, dirinya selalu menemukan sarapan dan juga segelas s**u di meja kerjanya. Ayu tahu bila semua itu bukan dari Darian, melainkan Lian. Gina memberitahu Ayu jika wanita itu selalu melihat Lian datang ke ruangannya pagi-pagi buta sekali. Dirinya bahkan datang lebih pagi, sebelum seorang pun hadir di kantor hanya untuk mempersiapkan sarapan untuk Ayu. Hari ini pun, Ayu menemukan hal yang sama. Bubur ayam dan jug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN