Friend |2|

1145 Kata

“Halo ... Brian?” Arga menggumamkan apa yang diketiknya di ponselnya sendiri. Kemudian, Ia meletakkan ponselnya di atas meja. Ia meregangkan tubuhnya sendiri. Sudah hampir larut malam. Tidak mungkin Brian masih bermain ponsel, pikirnya. Arga terkejut saat mendengar suara pemberitahuan dari ponselnya, seakan Ia telah menunggu terlalu lama untuk itu. Senyumnya melebar. “Belum tidur ternyata.” Halo, Arga. Sudah malam, mama bilang jangan terlalu lama bermain smartphone. Pesan itu yang dikirimkan oleh Brian. “Bener, kan.” Arga berbisik. “Kamu besok sekolah, ya?” Ia membalas lagi. Kemudian, menunggu lagi. Pesan dari Brian Ia terima lagi. Ya. Brian membalas singkat. “Boleh gak, kalau besok aku yang jemput kamu dari sekolah? Kita makan es krim di cafe deket rumah kamu?” Arga mengirimk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN