Dikit beudd. Ini anggaplah permulaan soalnya mulai chapter depan udah *piiiipppp* *** Setelah dirawat kurang lebih tiga hari, dokter memperbolehkan Disha pulang karena tubuhnya sudah membaik. Diresepkannya obat-obatan dan check up jika Disha kembali menunjukkan gejala sakit. Masalah administrasi, pada akhirnya Dimas keukeuh ingin membayarnya. Sejujurnya Diana bersyukur karena tak tahu harus dapat uang sebanyak itu dari mana. Karena satu dan lain hal, Disha baru bisa pulang saat hari sudah malam. Dimas juga tak muncul lagi sejak insiden itu. Syukur sih, Diana mudah emosi kalau bertemu dengannya. Matanya memincing saat melihat seorang wanita duduk di depan rumahnya. Pegangan pada bahu Disha mengetat, takutnya orang itu punya niat buruk. “Bi Inah?” tanya Diana memastikan. Wanita yang b

