Seorang pria berlari di lorong rumah sakit, menelusur dengan liar setiap nama ruangan yang dilewati. Dia tak sempat bertanya pada suster karena terlalu panik. Bahkan pakaian kerjanya saja sudah berantakan tak karuan. Pria itu—Dimas—diberi tahu Adam kalau Disha masuk rumah sakit karena keracunan makanan. Sontak dia panik dan langsung tancap gas dari apartemen menuju rumah sakit. Padahal dia tahu nama kamar dan nomornya, tapi tak ingat untuk bertanya pada penjaga atau suster. Dimas terus bertemu nama dan blok yang salah serta jalan buntu. “Di mana sih?” gumamnya kembali mengecek alamat yang dikirimkan Adam. Dia kembali ke beranda, atau sampai menemui seseorang dari pihak rumah sakit. “Sus, tau ini di mana?” tanya Dimas menghentikan seorang suster yang mendorong perlengkapan untuk memeriks

