Kenapa Dia Kembali?

1308 Kata

Syafana POV. Sudah hampir jam 7 malam, ada yang aneh dengan pikiranku, aku selalu melihat ke arah pintu seolah aku mengharapkan kedatangan Mas Naren di sini. Aku selalu mengharapkan dia datang, setiap kali ada yang mengetuk pintu, aku langsung berlari menuju pintu. Aku juga memasak banyak makanan seolah Mas Naren akan datang, mana mungkin dia datang, besok kan dia bekerja, dia tidak mungkin datang jauh-jauh kemari. Ummi duduk dihadapanku dan berkata, “Kenapa tidak kamu telepon saja suamimu?” tanya Ummi. “Tidak perlu, Ummi. Takutnya lagi ada pekerjaan.” “Tapi daripada kamu terlihat seperti ini,” kata Ummi. “Seperti apa maksud Ummi?” tanyaku. “Ya kamu sejak tadi gelisah, terus menatap pintu, kamu juga terus melihat jam dinding, bukannya itu karena gelisah? Karena itu Ummi suruh kamu u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN