Kenzo duduk di kursinya, kembali mengenakan dasi gelap yang longgar di kerah. Di hadapannya, sebuah buku catatan tua terbuka, tapi matanya tak tertuju ke sana. Ia hanya menunggu. Ketukan pelan terdengar di pintu. "Masuk," ujarnya. Pintu terbuka perlahan, dan seorang pria bertubuh tegap mengenakan setelan hitam masuk. Wajahnya bersih, ekspresinya tenang, dengan gerak-gerik seperti bayangan yang terbiasa bekerja di balik layar. “Hans,” ucap Kenzo singkat. Pria itu membungkuk sedikit. “Tuan.” “Gideon. Buat dia sibuk hari ini. Tugas tambahan di arena berkuda. Apa pun alasannya, asal cukup jauh dari Eleanor. Tapi pastikan dia tidak merasa sedang diusir.” Hans tak terkejut. “Ada pengecekan alat-alat medis hewan dan pembaruan catatan vaksinasi. Saya bisa atur agar dia menangani semua itu.”

