Bab 17

1304 Kata

Di ruang makan yang megah, sinar matahari pagi menembus jendela besar, memantulkan cahaya hangat ke meja makan panjang berlapis taplak putih elegan. Aroma kopi segar dan roti panggang memenuhi udara, menyatu dengan suara lembut alat makan yang saling bersentuhan. Bibi Norah sibuk mengatur piring-piring dan mangkuk-mangkuk berisi makanan hangat. Di sisi lain, Eleanor membantu dengan cekatan—membawa teko kopi, menuangkan jus jeruk, serta menghidangkan potongan roti dan buah ke piring Florencia dan Kenzo. Florencia duduk dengan tenang di ujung meja, menyendokkan salad sayur ke piringnya sendiri, sesekali menyeruput kopi sembari memeriksa ponsel di tangannya. Ia tampak tidak terlalu fokus pada siapa pun di sekitarnya, pikirannya entah melayang ke mana. Sementara itu, Kenzo duduk di samping

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN