Bab 19

1808 Kata

Florencia kembali memasuki ruang kerja Kenzo pada sore harinya, kali ini membawa berkas-berkas tambahan. Di wajahnya tergambar upaya untuk memperbaiki suasana, tapi Kenzo tak sedikit pun menunjukkan ketertarikan. Ia hanya duduk di balik meja besar itu, matanya fokus menelusuri dokumen yang lain—bukan yang dibawa Florencia. “Aku pikir kita perlu membicarakan ulang strategi pembagian keuntungan dalam proyek yang dipegang oleh Oscar,” ujar Florencia hati-hati, menaruh dokumen di atas meja. “Ada beberapa penyesuaian setelah diskusi tadi pagi dengan tim keuangan Oscar. Dan aku kemari untuk menyampaikannya padamu. Kau terlalu sibuk tadi, jadi aku yang mencoba untuk mewakilimu.” Kenzo tidak langsung menjawab. Ia menutup dokumen yang sedang dibacanya, lalu melepaskan kacamatanya dengan gerakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN