Makan malam berlangsung sangat tenang diiringi musik mengalun dengan lembut dari piano yang dimainkan. Makanan disajikan sesuai urutan mulai dari, appetizer, main course, dan dessert. Membuat Nadhira terpesona dengan apa yang ada di depannya, jika untuk porsinya, ya itu tidak membuat kenyang, hanya saja dia cukup menikmatinya. Musik masih mengalun saat makan selesai dan kini menyisakan sebuah minuman, di pesanan terakhir, hingga salah satu pengunjung berpasangan memilih untuk berdansa tepat di tempat yang sudah di sediakan. Nadhira tersenyum melihat pemandangan romantis itu, hingga dia merasakan pergerakan di depannya, lalu tanpa terduga Aarav mengulurkan tangan untuknya "Kamu mau dansa denganku," dan tentu saja di jawab gelengan cepat oleh Nadhira. "Saya gak bisa dansa," tolaknya. "A

