Serangan Di mulai

1218 Kata

Leona terpaksa mengetuk pintu ruangan kerja Calvin beberapa kali. Leona sebenarnya takut untuk melakukan hal itu. Calvin pasti akan benar-benar marah jika waktunya bersama Nora diganggu oleh siapapun. “Apakah kamu sudah bosan bekerja disini, Leona?” ucap Calvin begitu membuka pintu ruangannya dengan tatapan yang tajam. Rambut dan bajunya terlihat berantakan. “Ma-maaf, Pak Calvin. Saya hanya ingin menyampaikan pesan dari Bu Aruna agar bapak segera menghadap ke ruangannya sekarang,” ucap Leona tergagap ketakutan. “Aruna? Dia sedang disini sekarang?” Calvin membelalakkan kedua matanya. “Iya, Pak. Bu Aruna sedang berada di ruangan Presiden Direktur sekarang.” Leona menegaskan kembali. “Sejak kapan dia datang?” tanya Calvin lagi. “Kurang lebih sekitar lima belas menit yang lalu.” “Sial!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN