“Sarapan dulu sayang,” ucap Nora ketika Calvin turun dari lantai dua rumahnya dengan pakaian kerjanya yang telah rapi. “Maaf semalam aku harus lembur sayang. Kamu sudah tertidur ketika aku pulang.” Calvin mengecup lembut kening Nora. “Tidak apa sayang. Ayo sarapan dulu.” Nora meletakkan roti tawar yang telah di oleskan dengan selai di depan Calvin lengkap dengan segelas air minum di sampingnya. “Bagaimana konsultasi kakimu kemarin? Apa masih ada masalah?” tanya Calvin sambil mulai menyantap sarapannya ke dalam mulutnya. “Dokternya kemarin tiba-tiba tidak bisa datang karena ada hal yang penting katanya. Jadi konsultasinya di tunda.” “Jadi hari ini kamu akan ke rumah sakit lagi?” Nora menganggukkan kepalanya. “Calvin?” panggil Nora. “Ya?” Calvin melihat ke arah Nora, “Ada apa, sayan

