Keenan beranjak dari tempat dudukya. Pasien hari ini lumayan banyak. Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Waktu kerjanya sudah selesai dan akan digantikan oleh dokter obstetrik ginekologi yang lain sesua dengan jadwal praktek mereka masing-masing. Keenan melepaskan jas putih kedokterannya kemudian menyimpannya. Setelah itu dia berjalan keluar dari ruangan itu. Baru saja Keenan akan menutup kembali pintu ruangan prakteknya, tiba-tiba netra Keenan tidak sengaja melihat ke arah lift yang terletakdi ujung lorong. Lift itu terbuka, Calvin dan Nora keluar dari ruangan itu sambil bergandengan tangan. Mereka tidak hanya berdua melainkan bersama dengan Direktur rumah sakit itu dan wakilnya yang kelihatannya sedang mengantarkan mereka pulang. Mereka terlihat begitu akrab. Bahkan mereka tidak

