Entah kenapa saat melihat wajah Jefran saat ini membuat perasaannya semakin tidak baik. Di lubuk hati Clarissa, sebenarnya ia ingin membatalkan acara ini. Namun, saat ia tahu kalau keluarganya juga ikut Clarissa tidak mungkin membatalkannya begitu saja. “Heh, kok melamun?” Tegur Alisa yang melihat Clarissa justru diam di depan pintu sambil memegangi kopernya. “Sa? Lo kenapa sih?” Teriak Yura yang sudah berdiri di dekat mobil. Semuanya langsung memperhatikan Clarissa, termasuk Jefran. Ia menghela napasnya, apa yang sedang terjadi pada Clarissa saat ini? “Jef.” Refran memberi isyarat pada anaknya untuk segera menghampiri Clarissa. Sementara yang lain sibuk memasukkan koper ke dalam mobil. Jefran berjalan menaiki tangga kecil menuju teras rumah Clarissa, ia tak melepaskan pandangannya d

