43

1025 Kata

Jefri menyeringai akhirnya Julia menghubunginya lagi, ia mengajak bertemu di sebuah cafe yang tak jauh dari kantornya, di sana mereka bertemu dan Julia menangisi nasibnya yang terpaksa harus hidup seatap dengan Fuadi dan istrinya, ia seperti tak punya pilihan lain selain menjadi pemuas napsu Fuadi karena semua harta peninggalan Pranowo diurus oleh Fuadi, dan dari sana dirinya masih bisa menikmati kemewahan hidup. Meski dalam hati ia menjerit tapi ia tak bisa berbuat apa-apa. "Kamu nggak mau hidup sama aku?" Jefri mengusap punggung tangan Julia. Julia menggeleng pelan. "Aku sudah tua Jef, aku tak bisa main-main dalam hidupku, yang bisa membuat semua usahaku jalan ya Fuadi, sebagai seorang pengacara ia sangat tahu bagaimana caranya agar semua peninggalan mantan suamiku aman dan tetap mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN