56

987 Kata

"Sekuat apa kamu berusaha menghancurkan pernikahan aku, semakin aku dan istriku tak akan terpisah." Angkasa melewati meja Dian dan Dian melongo. Rasa sakit hatinya karena ditolak semakin jadi, saat ia hendak bangkit mengejar Angkasa, Jefri berdiri di depannya. "Aku sudah mengingatkan, kau akan kecewa, benar kan? Kejadian kan? Sudahlah lanjutkan kerjamu dan alihkan semua perasaanmu pada pekerjaan karena tak lama lagi Angkasa tidak akan di sini lagi, ia akan bekerja di perusahaan milik istrinya." Mata Dian terbelalak, beberapa karyawan yang tahu jika Dian ada hati pada Angkasa hanya tersenyum miring, beberapa dari mereka juga telah mengingatkan karena jika sampai terdengar oleh karyawan senior akan semakin bermasalah, Dian bisa-bisa dikeluarkan dari perusahaan karena mencoba mengacaukan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN