"Aku nggak nyangka banget Put, kalo wanita itu sanggup membuat Atikah menderita, dia baik kelihatannya selama beberapa bulan ini ke rumah nggak ada lah kelihatan dia gatel ke aku, malah kayak malu-malu gimana gitu." Putra tertawa lirih. "Kalo jam terbangnya tinggi ya gitu, pinter ngedrama, dia banyak main sama brondong, juga sebelum mama Atikah meninggal kayak dia sudah ada main sama papanya Atikah, itu kata anaknya, dan aku lihat kesungguhan penyesalan anak wanita itu Gus, kasihan banget, kok ada ya mama model gitu, tega banget sama anak sendiri dijebak sama anak tiri." Gustav hanya menggeleng-geleng tak mengerti. Wajahnya terlihat sedih. "Gimanapun caranya aku harus menjauhi wanita itu Put." "Jangan Kak, nanti aku lagi yang menderita." Atikah muncul di ruang keluarga dan duduk agak

