Aira merenggangkan kedua tangannya. Menarik nafas sebanyak-banyaknya lalu menghembuskannya perlahan. Semalaman dia menjaga Gibran, menolak untuk diajak tidur seranjang karena memilih tidur beralaskan karpet sambil menjaga sang suami itu. Kini badannya terasa pegal-pegal. Dilihatnya Gibran masih tidur dengan nyenyak. Melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 05:00. Aira segera bangun untuk melaksanakan ibadah. Kemudian memutuskan ke dapur untuk membuatkan masakan. Dia akan membuatkan bubur untuk Gibran, dan membuatkan nasi goreng sosis untuk Naura. Walau dia belum melimpahkan kasih sayang sepenuhnya, tetapi dia suka memasakkan orang-orang. Memilih berganti pakaian dan mandi di pagi hari membuat Aira merasa sedikit kedinginan. Bagaimana bisa beberapa orang suka mandi di pagi hari, bahkan

