ADIK IPAR-38

1959 Kata

Safir menekan langkah menuju kamar mandi. Menyegarkan tubuhnya dan mencoba mendinginkan otaknya yang mendidih. Ia memilih mandi. Sementara Ruby berdiam di atas tempat tidur. Selimut menutup seluruh tubuhnya. Tadi sebelum Safir menuju kamar mandi Ia melihat Safir begitu dingin menatapnya. Suaminya sangat marah. Huff! Ruby menyibak selimut dari kepala melihat ke arah pintu kamar mandi. Cukup lama Safir di sana. Entah apa yang dilakukan pria itu, berendam atau melakukan sesuatu yang … Ceklek. Ruby berbaring menutup dirinya dengan selimut begitu mendengar suara pintu terbuka. Ia membersihkan pikiran kotor yang bersarang di kepalanya mengenai Safir yang sedang … menghabiskan sabun untuk …,Ah, lupakan. Safir merapikan rambutnya di depan cermin. Ia tampak segar tapi pikirannya? Entahlah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN