"Ruby istriku." Dua gadis di hadapan mereka tercengang mendengar pengakuan Safir. Saling tatap satu sama lain untuk mencerna apa yang baru saja di dengar telinga mereka. Safir menebar senyum pada Ruby yang sudah memerah dengan pengakuannya. "I-istri?" tanya Yuna masih dengan raut tidak percaya. "Iya," jawab Safir. Yuna dan Roses saling lihat lalu tatapan mereka beralih pada bayi dalam troli. "Dan dia anak lo?" tanya Roses melihat Ruby. Ruby pias, melihat suami dan kedua gadis seusianya yang menunggu jawaban Ruby. "Jawab honey," ucap Safir. Ruby mengangguk pada kedua gadis itu. "Hun," Safir tidak puas dengan respon Ruby yang hanya mengangguk. "Iya. Dia putriku." kata Ruby mantap. Safir lega mengulas senyum dan semakin mengeratkan rangkulannya di pundak Ruby. "Lo dah berana

