Tiba saatnya untukku benar-benar menyerah atas cinta yang masih aku berikan padaku. Terimakasih Tuhan karena doa yang aku panjatkan selama ini telah terjawab dengan cepat kala dia telah mempublikasikan kekasihnya. Sore hari ketika Cleyrin berniat untuk kabur dari rumah secara diam-diam, Cleyrin malah di suguhi oleh isakan tangis yang memenuhi kamar saudara kembarnya, Clayrin. Awalnya Cleyrin hanya melengket kan telinga di pintu namun ternyata pintu itu tak ditutup sehingga Cleyrin ketahuan sedang menguping suara tangisan Clayrin. Karena sudah ketahuan,tak ada alasan untuk pergi karena bagaimanapun Cleyrin sudah terlanjur malu. Dia mendapati saudaranya tengah berperang melawan air mata yang terus menetes. Wajahnya sudah sangat memerah, rambutnya berantakan dengan tangan yang tampak me

