Bab 24. Cinta yang Memudar

1081 Kata

Sania keluar dari ruang kerja suaminya sembari menghentak-hentakkan kakinya, merasa kesal jika kedatangan dia untuk membahas bulan malu malah gagal. Tentu saja, gagal karena Ashraf memikirkan istri pertamanya, Yasmin. Sania jadi yakin, bahwa kehadiran Yasmin di rumah tangganya hanya pengacau, semakin besar rasa ingin menyingkirkan. "Yasmin mulu yang dipikirin! Aku juga istrinya, Mas Ashraf nggak gitu-gitu amat!" gerutu Sania, suara high heelsnya terdengar bising. Membuat para pegawai terganggu dengan kebisingan itu, Sania terus berjalan seorang diri. Kehadiran wanita itu, tak lepas dari atensi orang-orang yang baru mengetahui, bahwa Sania dan Ashraf adalah pasangan suami istri. Kabar ini mereka sudah dengar, bahkan sudah dibocorkan oleh oknum tak bertanggung jawab. "Eh, menurut berita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN