Bab 23. Penegasan pada madunya

1074 Kata

Mau orang jauh atau dekat, perempuan mana yang rela berbagi barang sama dengan orang lain. Begitu juga dengan Yasmin, dia tidak sudi jika harus seperti ini. Berbagi barang sama dengan sahabatnya. Justru yang dekat malah lebih menyaktikan. Orang yang sudah diberikan kepercayaan, malah berkhianat. Bahkan kata-katanya ingin menjadi teman saja, Yasmin kehilangan respect sekarang. Tak ingin menghiraukan, Yasmin fokus tujuan datang ke dapur. "Di rumah ini 'kan udah ada pembantu, Min, kenapa kamu repot-repot masak? Mas Ashraf bahkan nggak memaksamu untuk itu." Sania kembali bersuara. "Lebih baik kamu diam, Sania. Kamu kubiarkan kenapa malah semakin lancang? Aku juga punya batas kesabaran, kamu harus tahu itu!" ketus Yasmin mulai tersulut, saking kesalnya pada Sania yang makin semena-mena. Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN