Sontak saja Ashraf membelalakkan keduanya sempurna. Tak menyangka jika perkataan Bu Rida sukses membuat Ashraf bergeming dibuatnya. Jika Ashraf kaget dan kesal, lain halnya dengan Sania yang kegirangan di dalam hatinya. Andai tidak ada orang, ia pasti berjingkrak-jingkrak saking senangnya. Tentu senang, Bu Rida mengambil jalan untuk memisahkan mereka berdua. "Apa maksud Ibu? Sampai kapan pun aku nggak bakalan menceraikan Yasmin, Bu! Tak peduli sekelam apa masa lalu dia, aku akan memperbaikinya bukan malah disuruh mengakhiri!" Rahang Asraf mengetat, urat di lehernya tampak mencuat, menandakan dia sudah naik pitam. Mungkin benar, anak laki-laki selamanya milik ibunya. Lain halnya dengan sekarang, ada seorang istri yang menjadi tanggungan. Ashraf tak habis pikir, kenapa sang ibu tega me

