Sampai tiba di kediaman Sania, mereka berdua turun sambik bergandengan tangan menuju ke dalam. Sania begitu bahagia, bisa membawa Ashraf ke rumahnya. Keceriaan terus terpancar di wajahnya, apalagi Ashraf tak keberatan. Sania ini seorang yatim piatu dari kecil, ia hanya tinggal berdua dengan kakak laki-lakinya. Setelah kepergian orang tuanya, Sania diurus dan dibesarkan oleh Anton. Itulah kenapa, Anton selalu menuruti apa kemauan Sania. "Selamat datang di rumahku, Mas," ucap Sania menyambut kedatangan sang suami untuk kedua kali di rumah ini. Bibir Ashraf menerbitkan senyum tipis, pandangannya mengeder ke seluruh penjuru ruangan. Rumah mewah dan megah bernuansa Eropa ini sukses membuat Ashraf terpana. Meskipun rumah miliknya sama besar, tetapi rumah Ashraf lebih dominan di desain gaya

