Edo mengernyit melihat Sky yang turun dari mobil yang dikendarai oleh pemuda kakak Jesline. Dalam hati pemuda itu bertanya, apakah Jesline yang juga turun dari mobil tetapi pintu bagian belakang, sudah melaksanakan yang dikatakannya kemarin siang? Dilihat dari gerak-gerik ketiga orang itu, sepertinya Jesline belum melakukan apa-apa. Atau memang Jesline tidak melakukannya, entah itu karena lupa atau apa. Jesline kan bodoh. Edo mendengus, tetapi masih mencoba bersabar. Ia masih membiarkan, belum benar-benar bertindak sendiri. Masih menggunakan Jesline sebagai alat. Namun, bukankah memang itu yang diinginkannya? Tetap menggunakan Jesline karena Jesline mudah dibodohi. Mungkin Sky lebih mudah dibodohi dibanding Jesline, tetapi ia tidak mau melakukan itu. Membodohi Sky adalah hal terakhir yan

