Bel tanda istirahat makan siang memekik keras, mengalahkan suara Mr. Johan yang sedang menjelaskan hukum Newton di depan sana. Serentak siswa-siswi mendesah lega, malah ada sebagian dari mereka yang berseru gembira, tak menghiraukan pelototan Mr. Johan yang masih berada di kelas mereka. Edo bahkan lebih dulu keluar kelas dari guru fisika-nya itu. Setelah membungkuk sekilas pada Mr. Johan yang membereskan alat-alatnya, Edo langsung berlari keluar kelas menuju lantai tiga sekolahnya. Kelas Sky berada di sana. Dan Edo tak ingin terlambat untuk mengajak gadis pujaannya makan siang. Napas lega terembus dari mulut Edo. Kelas Sky belum keluar, pintunya masih tertutup. Edo berdiri di sisi sebelah kanan pintu begitu terdengar suara pintu dibuka dari dalam. Mrs. Suri terlihat keluar kelas. Mrs.

