“Yah, gw nggak bisa melanjutkan hubungan yang jelas ditentang sama kedua orang tua loe. Kita, akan susah Dem. Loe, tau kan? Kalau gw aja sekarang lagi susah untuk menghadapi masalah penyakit gw, kira-kira menurut loe, apa gw bisa dan sanggup untuk menghadapi masalah baru seperti ini?” tanya Arumi lirih. “Loe, uda gak cinta sama gw, Rum? Apa loe nggak mau memperjuangkan hubungan kita? Hanya karena kedua orang tua mau jodohin gw sama Chika terus loe dengan gampangnya nyerah gitu aja? Kenapa, loe tega sama gw, Rum?” Demas merasa hancur, dia tidak menginginkan penolakan seperti ini Arumi. Tetapi, Arumi memiliki pertimbangan yang lain. “Kita akan susah, Dem.” “Nggak! Kalo loe mau mencoba. Tolong, jawab gw, apa loe uda nggak cinta lagi sama gw, hem?” Demas lalu menangkup wajah Arumi sambil me

