BAB 57. Demas Turun Tangan.

1087 Kata

Mendengar omong kosong yang diucapkan dua pria berjas itu, telinga Demas sudah tidak tahan lagi. Dia langsung melangkah mendekat kea rah kedua orang tersebut. “Kalian berdua, keluarlah. Sampaikan kepada Dwi Susanto, bahwa kami tidak tergiur dengan uang hasil korupsinya dia, pergi atau saya panggilkan polisi,” desis Demas geram dengan mata sudah memerah. “Kami, tidak ada urusan denganmu, Anak Muda. Kau terlalu sombong dan tidak punya sompan santun. Urusan kami dengan Nona Arumi. Jadi, jangan mengganggu.” Salah satu pria berjas tersebut mendorong bahu Demas yang langsung ditangkis oleh Demas sembari menarik kerah kemeja pria tersebut. “Katakan pada bosmu itu, dia bukan hanya berurusan dengan keluarga Arumi tetapi dia juga berurusan dengan keluarga Airlangga Hudayono,” desis Demas sambil me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN