Rombongan Wanita

1627 Kata

 Iring-iringan jenazah Pak Tarjo masih terlihat ekornya. Beberapa di antara iringan itu tatapan matanya menengok ke arah rumahku seperti memang ada tanda tanya di mata mereka tentang sesuatu yang mengarah kepadaku. Aku mengambil sapu setelah rombongan jenazah itu lewat. Menyapu halaman dengan niat untuk menghilangkan sangkala yang artinya biar tidak terjadi halangan apa-apa, kata eyang terdahulu bila rumah dilewati oleh rombongan orang yang meninggal dunia. Aku tidak tahu apakah kepercayaan itu termasuk syirik atau tidak yang jelas larangan dari orang tua atau pun eyang selalu aku patuhi. Toh tidak ada buruknya pula bila halaman sering dibersihkan. Masih ada satu atau dua orang pelayat yang lewat saat aku membersihkan halaman. Aku lihat Bu Tarni dan Ijah berada di antara mereka. “Sur ..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN