Part 32

1647 Kata

Hujan di pagi hari membawa kesejukan yang menyegarkan. Harris menggeliatkan tubuh merasa sebelah lengannya agak berat dan pegal. Alisnya mengerut dan kelopak matanya nampak bergetar. Butuh beberapa waktu baginya untuk meraih kesadarannya. Saat ia berhasil membuka mata, yang pertama kali ia lihat adalah wajah mungil Renjana yang terpejam damai dengan tubuh yang meringkuk dalam pelukannya. Ketika ia mengamatinya, Harris menemukan adanya jejak air mata yang telah mengering di sudut mata gadis itu. Harris merasa hatinya seolah dicubit mengingat apa yang telah ia lakukan semalam. Perlahan Harris mengangkat tangannya yang bebas dan mengelus sisi wajah Renjana. Seketika itu juga ia terpaku. Lalu ia meletakkan punggung tangannya di dahi dan leher gadis itu, benar-benar panas. Harris panik. Denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN