Tepat tiga hari Renjana harus bed rest karena sakitnya yang ternyata adalah demam typhoid, seperti perkiraan awal Mario. Sore pada hari ketiga jarum infusnya sudah bisa di lepas. Karena itu, tugas Sasha pun berakhir. Renjana merasa senang karena kondisi tubuhnya sudah jauh lebih baik dan tanpa jarum infus di tangan ia sudah dapat melakukan aktivitas sendiri tanpa bantuan orang lain. Tapi di sisi lain ia juga agak sedih karena selama tiga hari ditemani Sasha, ia sudah cukup akrab dengannya. Sasha merawatnya seperti seorang kakak yang merawat adiknya. Sasha juga sangat menghargai privasi Renjana. Ia tak pernah menanyakan apapun yang sifatnya pribadi, seperti misalnya hubungannya dengan Harris. Karena itulah Renjana merasa nyaman berteman dengan perawat itu. Karena itulah ketika Sasha ber

