Part 57

1485 Kata

Matahari pagi yang kuning keemasan memancarkan sedikit kehangatan di akhir musim dingin. Tumpukan tipis salju di atap, pucuk-pucuk pepohonan dan tepi jalan nampak berkilau lembut. Rendra berdiri menghadap ke luar jendela kamarnya dan menatap ke kejauhan. Entah dimana tepatnya pandangannya tertuju. Yang jelas, sejak ia datang ke Sydney lebih dari lima minggu yang lalu, ia selalu melaksanakan rutinitas ini setiap bangun tidur di pagi hari. Ia akan berdiri menghadap jendela untuk setidaknya sekitar sepuluh menit, seolah tengah berperan menjadi mannequin yang kaku tanpa ekspresi ataupun bergerak. Dering ponsel di atas nakas memecah keheningan yang menyelimuti ruangan itu. Suaranya nyaring, itu adalah sebuah nada dering bawaan dari pabrikan ponsel tersebut yang terdengar agak membosankan. Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN