EXTRA PART 1

1021 Kata

Dokter Amir menatap ke arah Farid yang kini sedang duduk di hadapannya. Di tangannya ada sebuah amplop putih yang masih tertutup rapat, mereka benar-benar sedang menantikan hasil pemeriksaan hari itu untuk memastikan bahwa semuanya baik-baik saja. "Bagaimana Pak Farid? Apakah Pak Farid sudah siap dengan apapun hasil dari pemeriksaan ini?" tanya Dokter Amir. Kedua tangan Farid mendadak dingin hingga ke ujung jari, beberapa kali ia mencoba menghangatkannya dengan mengaitkan kedua tangannya bersamaan, namun hasilnya sama saja. Tetap tak berubah. "I..., iya Dok. Silahkan, buka amplopnya," jawab Farid, pada akhirnya. Dokter Amir pun merobek amplop tersebut untuk mengeluarkan lembaran kertas berisi hasil pemeriksaan. Mendadak, suara Gia yang berbicara padanya pagi tadi kembali terngiang-ngia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN