124 🌺

1113 Kata

Seperti yang Bagas khawatirkan, kini putrinya menggelembung pipi sambil memeluk tangan di d**a. Bagas paham perasaan tak suka putrinya, tapi dia begitu lucu terlihat. Jadi Bagas pun tersenyum, “Abi sakit, Winda. Ini musibah. Allah ingin gugurkan dosa-dosa Abi.” “Kapan Abi berbuat dosa?” Bagas terkejut. “Sepanjang hari Abi berbuat baik selalu, ibadah dan rutinitas Abi jauh dari kata maksiat,” imbuhnya yakin. Bagas tenang menjawabnya, “Bisa jadi dosa dulu waktu Abi muda. Abi tidak hidup dan langsung tua begini.” Winda mencebik. Bagas memang tak tahu perbuatan mana darinya yang dicatat dosa oleh para malaikat. Yang Bagas usahakan memang kebaikan, entah yang tercatat. Memang manusia tempat salah dan khilaf, tapi sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang menyadari kesalahannya dan seger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN