132 🌺

1348 Kata

Pembicaraan hari itu memang sudah berakhir, tapi efeknya belum. Karena secara langsung Zulfian mengatakan semuanya di depan Kitha, jadilah Windi harus bercerita awal mula pertemuan dengan Zulfian hingga azam lelaki itu tentang menikahinya. Respons Kitha senang, katanya ... dengan jujur Zulfian lebih cocok untuk Windi daripada Tuan Bagas dulunya. Entahlah, Windi begitu mengenal sahabatnya itu, jadi ia pun hanya menerima pendapat Kitha tanpa banyak memasukkannya ke dalam hati. Secara zohir begitu, secara batin, Bagas Wandawarma bagi Windi sudah segalanya, sebuah kelengkapan hidup yang Windi butuhkan. Memang, Allah beri apa yang dibutuhkan, bukan apa yang sesuai kacamata manusia, apalagi hanya berdasarkan keinginan urusan duniawi. Kitha menilai Windi perlu memikirkan ulang tawaran Zulfian,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN