42. Kenyataan Pahit

1769 Kata

Nevan berencana ke luar kamar untuk mencari udara segar. Keinginan untuk beristirahat hilang sudah karena pikirannya yang semakin kacau. Feeling_nya menuntun langkah kaki Nevan menuju taman. Senyuman Nevan mendadak mengembang sempurna saat melihat gadis pujaannya yang tengah asyik menikmati keindahan beraneka ragam warna bunga yang bermekaran di taman. Terlihat Hannah tengah menghirup aroma bunga mawar putih yang baru dipetiknya. "Tak ada satupun bunga yang menandingi kecantikan kamu Sayang!" bisik Nevan yang kini berada di belakang tubuh Hannah. Seketika tubuh Hannah menegang saat kedua tangan kokoh Nevan melingkari perutnya. "Kamu yakin aku cantik?" ujar Hannah seraya menikmati kehangatan yang menjalar ke dalam hatinya karena perlakuan lembut Nevan. "Tidak ada keindahan di dunia in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN