Senyuman Nevan terkembang saat mendapati sang istri mendekati dirinya. Mengambil alih tangannya yang tengah memasang dasi. Sepasang iris hazel itu tak rela sedikitpun berpaling dari wanita cantik di hadapannya. Jemari lentiknya begitu luwes merapikan dasinya hingga membuatnya tak menyadari jika Hannah telah menyelesaikannya. "Udah rapi Abang!" ucap Hannah seraya membelai d**a Nevan, jari jemarinya menerobos lipatan jas yang dikenakan Nevan. "Sejak ada kamu, Abang pengennya di rumah terus!" bisik Nevan masih menelisik garis wajah Hannah yang tampak selalu berseri-seri saat bersamanya. Nevan mendaratkan bibirnya di ujung hidung bangir milik Hannah lalu menggeseknya berulang. Tangan Nevan terangkat menyugar surai panjang hitam legam milik Hannah yang terurai. Jejak basah masih terasa di

