BAB 1
"Clara! clara!... lo dari tadi gw panggil panggil kenapa gak nyaut sih?!, capek gw ngejar lo tau gak!",,,, kata sintia dengan nafas ngos-ngosan karena mengejar clara
clara yang dipanggil pun masih terdiam tanpa merespon apa yang sintia katakan,dan membuat sintia merasa geram
"hello, lo tu kenapa sih ra?!, gw ngomong sama lo clara anastasia!! tunggu-tunggu, hmm, kalau diliat dari muka lo, sepertinya lo lagi galau ya? yakan?
dengan wajah lesu clara menjawab sahabatnya itu , " hmm, apaan sih,kenapa lo manggil gw?",clara sembari berjalan meninggalkan sintia
sintia mengejar clara untuk mensejajarkan langkahnya, " gw tanya, lo kenapa sih? apa tebakan gw bener, lo lagi galau?"
clara hanya menoleh sebentar sembari menghela nafas,dan tetap melanjutkan jalannya tanpa menjawab pertanyaan sintia
dengan kesal sintia memegang tangan clara, agar clara berhenti sebentar untuk menjawab pertanyaan sintia, "ck, lo tu ya!jawab kek pertanyaan gw,jangan buat gw bingung dengan sikap lo deh,pagi-pagi sudah buat gw ikutan galau aja liat muka lo yang di tekuk gini!"
clara masih terdiam,ia bingung bagaimana mengatakan kepada sintia, tentang hubungannya dengan kevin yang akhir-akhir ini clara merasa ada yang aneh
kemudian sintia pun mengerti,dilihat dari kelakuan clara yang tidak seperti biasanya,pasti ada yang aneh dengan hubungannya bersama kevin,"gw tau sekarang!, pasti ini semua ada hubungannya sama kevin! iya kan?"
clara menganggukan kepala pelan seraya menjawab, "hmm"
merasa kesal karena laki-laki yang di cintai sahabatnya itu membuat clara menjadi diam,padahal clara yang sintia kenal adalah,clara yang ceria dan selalu hapy
"sudah gw duga!, udah de ra, lo gak capek apa, sama hubungan lo ini? lo itu mending putus dari kevin,dan fokus selesaiin skripsi lo deh, ngapain sih lo buang-buang waktu buat mempertahankan hubungan toxic lo itu?"
clara hanya diam, dan melanjutkan jalannya untuk menuju perpustakaan, karena niat clara datang ke kampus memang untuk mengerjakan skripsinya walaupun dengan perasaan galau
dengan kesal, sintia mengejar clara lagi, "ishhh, clara anastasia!!!,sahabat gw yang paling cantik,paling pintar dalam pelajaran,tapi paling lemot dalam percintaan!, lo dengerin omongan gw gak sih dari tadi?"
clara yang merasa sintia dari tadi banyak bicara,akhirnya menjawab sintia, "apaan sih sin,udah ah, gw lagi malas ngomongin itu!, sekarang gw mau ke perpustakaan,lo mau ikut atau lo mau pulang?"
"he he he, ya gw ikut lah sayangku, terus ngapain gw datang ke kampus kalau gak ikut lo ke perpustakaan"
clara hanya menggelengkan kepala,karena tingkah sintia yang sedari tadi sangat cerewet
disetiap perjalanan menuju perpustakaan, clara sebenarnya sambil mencerna semua yang di ucapkan oleh sahabatnya itu, clara berfikir,sebenernya apa yang sahabatnya itu katakan tadi ada benarnya juga
karena beberapa bulan ini memang sikap kevin sangat berubah, jarang memberi kabar,dan kalau telponan pun hanya sebentar,tidak seperti beberapa bulan sebelumnya, sebenarnya apa yang terjadi pada kevin?,atau apa yang terjadi dengan hubungan clara dan kevin
ketika sampai di depan pintu perpustakaan,sintia tidak sengaja melihat kevin bersama wanita lain? " what apa-apaan ini?, apa clara tau soal ini?"
"kevin sialan,jangan sampai clara lihat mereka,bisa berabe kalau itu terjadi!" sintia berbicara dengan nada pelan
sintia menarik tangan clara yang hendak membuka pintu perpustakaan agar clara tidak melihat kevin bersama wanita lain," tunggu-tunggu ra!, sini ikut gw!"
clara yang tiba-tiba di tarik tangannya merasa kaget,untung clara dan sintia tidak terjatuh, "ishhh,ck, apaan sih sin!, untung aja gw gak jatuhin lo,kalau sampai kita jatuh tadi gimana?"
sintia hanya menyengir menampilkan sederetan giginya,karena ia merasa bersalah pada clara,karena menarik tangannya tiba-tiba
"hihihi, ada yang mau gw omongin ra, kita besok aja yuk ke perpustakaannya,atau nanti siang aja gimana?!,gw lapar,kita makan dulu yuk" dengan bergelayut manja di tangan clara
dengan kesal clara berbalik hendak menuju pintu masuk perpustakaan kembali, "ishhh,sudah sampai ini juga,kalau lo memang mau makan dulu,ya sana lo makan,gw tunggu di dalam perpustakaan!"
ketika clara hampir sampai di pintu masuk perpustakaan,dari arah pintu keluar,clara melihat pemandangan yang membuat hatinya begitu sakit, ya dia akhirnya melihat kevin sang pujaan hati berjalan bersama wanita lain, wanita yang mereka tau siapa dia
sintia merasa gagal untuk membuat clara tidak melihat pemandangan menyebalkan ini,namun sudahlah ,semua sudah terlambat,sahabatnya itu sudah melihatnya,dan entah apa yang akan terjadi selanjutnya
clara dan sintia memang melihat kevin dan wanita itu keluar dari perpustakaan,namun kevin tidak melihat ada clara yang akan masuk ke dalam perpustakaan,karena sibuk berbicara dengan wanita itu
sintia menggumam dengan suara kecil, "sialan tu lakik, ngapain lagi dia jalan bareng alexa!"
ya perempuan itu adalah alexa danuarta,seorang perempuan yang tak kalah populer dari clara, kalau clara populer karena kecantikan dan kepintarannya,alexa hanya populer karena kecantikan dan kemolekan tubuhnya,yang membuat para lelaki ingin mendekatinya karena tubuhnya
dua perempuan yang sama-sama cantik dan populer,namun berbeda dalam hal kepintaran,ya clara anastasia dan alexa danuarta
selain itu, semua juga tau, perbedaan Clara dan Alexa adalah, Clara berasal dari keluarga sederhana, sedangkan Alexa berasal dari keluarga kaya raya.
clara hanya terdiam melihat kekasihnya berjalan dengan alexa,yang mana itu membuat sintia merasa bersalah pada sahabatnya itu
"hemm, pantas lo akhir-akhir ini berubah vin,gw pikir gw yang terlalu sibuk nyelesaiin skripsi gw,tapi ternyata lo diam-diam dekat sama alexa" clara berfikir ia yang terlalu sibuk,dan bahkan kevin mengatakan tidak masalah,dan menyemangati clara untuk menyelesaikan skripsinya,tapi ternyata itu hanya akal-akalan kevin,agar clara tidak menyadari kedekatan kevin bersama wanita lain
dengan perasaan yang semakin galau dan sakit,clara tetap masuk kedalam perpustakaan,sintia yang melihat clara pun merasa kasihan pada sahabatnya itu,dan mngumpat kevin sejadi-jadinya,tentunya hanya dia yang mendengar, "dasar kevin sialan! baj*ngan lo!, awas aja setelah ini gw akan lebih meyakinkan clara untuk putus dari lo", sambil mengkuti clara masuk kedalam perpustakaan
tanpa ada sepatah katapun yang ingin ditanyakan sintia pada sahabatnya itu,sintia tau pasti clara hanya pura-pura kuat saat ini,dan sintia hanya berani menoleh saja pada clara
"gw tau lo pasti sakit kan ra, lo tenang aja gw bakal buat lo ngelupain tu laki-laki s*alan,gak pantas dia sama lo,yang pintar dan cantik",sintia terus sesekali melihat sahabatnya itu dengan berbagai macam pikiran,karena sintia melihat clara hanya diam dan terus menyibukkan diri.