BAB 4

1005 Kata
Sintia yang di tinggal begitu saja merasa semakin kesal dengan sahabatnya itu, sebenarnya apa lagi yang membuat sahabatnya itu sampai seperti ini?, apa karena masalah kemaren lagi?. ya, siantia tau pasti sakit ketika melihat laki-laki yang notabennya adalah kekasih kita, berjalan dengan perempuan lain,kalau sintia berada di posisi clara,pasti dia juga akan merasakan hal yang sama, atau mungkin sintia justru akan menangis lebih lama. "ck,,,isshhh,,,, lo kok ninggalin gw di luar sih ra,,,!!!" sintia berjalan di belakang clara,dan ikut duduk di atas tempat tidur clara. "oiya,btw, lo sudah makan belum,nih gw bawain banyak makanan buat lo,gw tau kalau lo gak balas chat atau angkat telpon gw, pasti lo gak keluar dari tempat hibernasi lo ini, makanya gw bawakan makanan banyak buat lo hihihi",,, clara yang melihat sahabatnya itu begitu perhatian padanya kembali menangis,karena hanya sintia yang dia punya di perantauann ini, dan sintia begitu sangat baik kepadanya,padahal kalau di lihat, mereka dari keluarga yang berbeda kasta,ya,,, seperti itu lah, clara hanya berasal dari keluarga sederhana di kampung,sedangkan sintia berasal dari keluarga yang kaya raya,bahkan bisa dikatakan sangat kaya,karena clara pernah maik kerumah sintia,dan rumah itu begitu besar abk istana, begitu yang clara fikirkan. "hiks,,,hiks,,,hiks,,," sintia yang melihat clara tiba-tiba menangis bingung, apakah ada yang salah dari kata-kata dia? "ehh, lo kenapa ra!?, apa gw ada salah ngomong ya?,,, maafin gw ya" dengan suara yang terdengar seperti akan menagis sintia berkata pada clara. sembari menghapus air matanya, clara berbicara kepada sintia,kalau bukan karena dia atau karena kata-kata dia ada yang salah,tapi karena clara begitu terharu, memiliki sahabat yang sangat perhatian dan tau semua hal tentang clara. "hiks,,, lo sama sekali gak salah sin,gw cuma terharu aja,karena walaupun gw gak punya saudara di perantauan ini, tapi gw punya lo, sahabat yang sangat baik sama gw, itu yang membuat gw nangis,dan ini tangisan bahagia gw,karena punya lo disini" sintia memeluk clara,dan berkata kepadanya, bahwa, dia akan selalu ada untuk clara,"duh,,duh,,duh,,,emmmm,,, gw juga jadi terharu, lo tenang aja, gw bakal selalu ada buat lo clara anastasia, jadi lo kalau ada masalah apapun bilang ke gw ya!!, gw akan menghibur lo". clara melepas pelukan sintia dan mulai menceritakan keadaan clara saat ini, mulai dari kemaren sore dia pergi ke apartemen kevin, sampai menceritakan apa yang kevin lakukan di dalam apartemnnya bersama alexa. dengan marahnya sintia mengumpat kevin,bahwa benar dugaan dia,kevin bukan laki-laki yang baik,dan hanya memperdulikan napsunya, untuk saja sahabatnya ini masih bisa menjaga mahkotanya dan tidak termakan janji manis masa depan yang kevin berikan. "ck, b*ngs*t tu lakik,,, sudah gw duga, untung lo mau dengerin omongan gw, buat tetap menjaga mahkota lo ra!," "gil*k tu lakik, awas aja kalau gw liat dia di kampus, gw bejek-bejek dia,kalau berani deketin lo lagi". sintia terus mengumpati kevin dengan kata-kata yang sangat buruk, karena memang pantas untuk laki-laki yang hanya ingin kepuasan sebelum menghalalkan seorang wanita. "iya sin, makanya, gw bersyukur karena lo ada buat gw,dan lo selalu menasehati gw," "hiks,,, gw gak tau gimana jadinya, kalau gw gak punya sahabat seperti lo disini, mungkin gw sudah jadi wanita gak bener,dan mengecewakan keluarga gw di kampung, hiks,,,hiks,,," sintia kembali memeluk clara,dan berkata dia juga berterima kasih karena mau bersahabat dengannya tanpa melihat dia orang kaya. "duuhhh,, gw juga jadi sedih",,,,,,,,,, "udah lo sekarang blokir aja nomer kevin, dan kalau ketemu di kampus pergi aja,gak usah lo hirauin lagi, ok,,," clara mengangguk,meng iyakan ucapan sintia. "yaudah sekarang lo mandi, dan kita makan, gw dah bawa banyak nih sayang ntar kalau lo gak makan,dan tentunya gw bakal marah sama lo karena gak mau makan karena mikirin laki-laki br*ngs*k kayak dia" clara tersenyum karena melihat tingkah k*ny*l sahabatnya itu,dan pergi ke kamar mandi. ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, keesokan harinya, sintia menemui clara dikosannya untuk mengajaknya pergi ke restoran langganan keluarga sintia. "woy,gw otw kekosan lo sekarang!!, lo siap siap gih" clara yang tidak di kabari sintia terlebih dulupun sedikit bingung,mau kemana sahabatnya itu mengajaknya "mau kemana?' kenapa lo gak ngabarin dari semalam sih?" "udah,pokoknya, lo sekarang siap-siap,ini gw udah otw ke kosan lo" clara merasa sedikit kesal dengan sahabatnya itu, karena clara baru saja bangun, dan tiba-tiba sintia mengajak keluar, "kebiasaan emang,ngabarin mendadak tu anak" setelah clara selesai mandi, dia kaget karena sintia sudah berada di dalam kamarnya. "kapan lo sampai?" sintia yang ditanyapun, membalikan badannya. "ahhh,lama banget lo mandinya,sudah dari sejam yang lalu gw datang". "hmm, gw mandi aja dari lima belas menit yang lalu,lebay banget lo, lagian, siapa suruh lo kebiasaan ngasih kabarnya kalau lo sudah mau otw!!". "ckk, iya iya, cepetan dah, gw sudah reservasi tempat yang mau kita datangin,dan lo harus dandan secantik mungkin ok!, jangan yang biasa, harus yang wahhh!". "emang mau kemana sih?, kenapa juga gw harus tampil yang wah?." "isshhh,,, lo itu ya, kalau gw bilang harus yang wah, ya harus yang wah, cepat buruan,jangan buang-buang waktu!". clara hanya tersenyum karena tingkah sintia yang dirasa aneh saat ini. "iya iya nyonya ceriwis, gw ikut apa yang lo kata,,," "iya dong, pokoknya ini demi lo, siapa tau ntar ada yang ngelirik lo", sintia berkata dengan semangat, karena siapa tau ada duda kaya raya yang ngelirik sahabatnya ini,supaya bisa melupakan laki-laki br*ngs*ngk itu. "ok,, gw sudah siap, ayok jalan" "sintia melihat penampilan clara, dan sedikit kesal,karena clara hanya mengenakan baju dan makeup yang sangat biasa." lo mau jalan atau mau ke kampus sih!!?" clara mengerutkan kedua alisnya merasa bingung dengan sintia, memang ada yang salah dengan penampilannya. "emang kenapa?, gw rasa penampilan gw gak ada yang salah deh!". sintia berjalan ke arah pintu,untuk mengambil tas yang dia bawa,isinya adalah baju, karena sintia menduga clara pasti akan mengenakan pakaian biasa. "sudah gw duga!, nih lo sekarang ganti baju lo, pakai itu, baju yang gw bawa, cepetan sudah gak ada waktu lagi, ntar tempat yang gw reservasi di anggap batal lagi!". clara bingung, sebenarnya sahabatnya itu mau membawanya kemana, mengapa harus menggunakan baju dan makeup yang cantik. "ya lo kan gak bilang sama gw kita mau kemana, jadi ya mana gw tau!". "udah buruan ini waktu reservasi cuma satu jam, kalau lewat dari itu di anggap batal dan akan di kasih ke orang lain!". ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN